Headlines : Kampung Buah Penerapan Ketahanan Pangan Keluarga di Masa Pandemi Covid-19Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis RisikoKoordinasi Fasilitas ISOTER dalam Rangka Penanganan Covid-19


PENERIMAAN PENGHARGAAN LOMBA PROKLIM TAHUN 2021

Oleh Administrator


Kamis, 25 Maret 2021


Program Kampung Iklim (ProKlim) mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 84 tahun 2016 adalah program berlingkup nasional untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lain untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) serta memberikan pengakuan terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang telah dilakukan yang dapat meningkatkan kesejahteraan di tingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah.

 Untuk Kota Surakarta Tahun 2021 ada 5 lokasi penilaian Proklim, dari 5 lokasi oleh tim juri dari pegiat lingkungan diambil 3 pemenang yaitu :

  1. Juara I RW 02 Kelurahan Laweyan Kecamatan Laweyan 
  2. Juara II RW 05 Kelurahan Joglo Kecamatan Banjarsari 
  3. Juara III RW 08 Kelurahan Mojo Kecamatan Pasar Kliwon 

 Indikator Penilaian Lomba Hemat Energi Tahun 2021 meliputi :

  1. Pengedalian Kekeringan, Banjir dan Longsor
  2. Peningkatan Ketahanan Pangan
  3. Pengendalian Penyakit Terkait Iklim
  4. Pengelolaan sampah,Limbah Padat dan Cair
  5. Menggunakan Energi baru Terbarukan, Konservasi dan Penghematan Energi.

Tujuan kegiatan Proklim yaitu untuk menciptakan masyarakat yang memahami permasalahan perubahan iklim dan dampaknya serta melakukan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara proaktif yang berkontribusi.

 Adapun manfaat Program Kampung Iklim antara lain :

  1. Meningkatnya ketahanan masyarakat dalam menghadapi variabilitas iklim dan dampak perubahan iklim
  2. Terukurnya potensi dan kontribusi pengurangan emisi GRK suatu lokasi terhadap pencapaian target penurunan emisi GRK nasional
  3. Tersedianya data kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim serta potensi pengembangannya di tingkat lokal yang dapat menjadi bahan masukan dalam perumusan kebijakan, strategi dan program terkait perubahan iklim
  4. Tersosialisasinya kesadaran dan gaya hidup rendah karbon
  5. Meningkatnya kemampuan masyarakat di tingkat lokal untuk mengadopsi teknologi rendah karbon.